CANSLIM atau CAN SLIM adalah metode dalam seleksi saham yang dikembangkan oleh William O’Neil, salah seorang investor terkenal yang sudah berkecimpung di bursa Wall Street sejak awal tahun 1960. Rumusan-rumusan yang dikembangkan dalam CANSLIM terbukti sangat efektif dalam berhadapan dengan dunia bursa saham yang penuh dengan spekulasi. CANSLIM dengan cerdik memanfaatkan indikator-indikator sederhana dalam analisa fundamental berdasarkan historis laporan keuangan. Ditambah dengan penggunaan pola-pola grafik harga saham untuk mempertajam penentuan kapan akan masuk membeli saham atau haruskah keluar bursa dengan menjual seluruh saham baik untung maupun rugi.
CANSLIM sendiri merupakan singkatan dari :
C = Current quarter earning (laba kuartal terakhir)
A = Annual earning increase (laba tahunan meningkat)
N = New product, new management, new high (produk baru, manajemen baru, harga saham mencapai tertinggi baru)
S = Supply and demand (penawaran dan permintaan)
L = Leader or laggard (apakah sebuah saham di sektornya menjadi pemimpin pasar atau pecundang)
I = Institutional sponsorship (apakah investor institusi dominan menguasai sahamnya)
M = Market direction (arah pasar secara umum, ini melibatkan analisa grafik / teknikal)
C dan A merupakan pendekatan fundamental karena melihat kondisi dasar perusahaan, sedangkan N, S, L, I dan M menggunakan pendekatan teknikal yang didapat dengan memperhatikan pergerakan harga dan volume saham di pasar modal.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar